InfoMigas.id – Banda Aceh | Pemerintah Aceh bersama Mubadala Energy mendorong penguatan pengelolaan hulu minyak dan gas bumi (migas) dengan memproyeksikan kawasan Arun sebagai receiving facility serta Sabang sebagai pusat offshore logistics migas.
Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir Syamaun mengatakan Aceh memiliki potensi migas besar yang sejak lama berkontribusi terhadap pendapatan negara dan perlu terus dioptimalkan melalui kolaborasi serta penguatan sisi hulu migas.
Menurutnya, Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan Mubadala Energy, termasuk dalam pembahasan Plan of Development (POD), agar pengelolaan migas sejalan dengan kebutuhan daerah dan masyarakat Aceh.
“Kehadiran Mubadala diharapkan mendorong peningkatan produksi sekaligus pengembangan hilirisasi industri migas di Aceh,” ujar M. Nasir usai membuka The 7th Aceh Upstream Oil and Gas Supply Chain Management Summit 2026 di Banda Aceh, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan, Aceh memperoleh porsi 30 persen dari pengelolaan migas sesuai ketentuan yang disampaikan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).[*]
*kbc/nh/ra