InfoMigas.id – Lhokseumawe | PT Pertamina Hulu Energi North Sumatera Offshore (PHE NSO) menggelar pertemuan dengan puluhan jurnalis yang bertugas di wilayah Aceh Utara dan Lhokseumawe. Kegiatan yang didukung oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ini bertajuk “Energi untuk Melangkah Penuh Harapan”.
Selain berbuka puasa bersama, ajang siraturrahmi ini juga diisi dengan diskusi tentang tantangan wartawan dalam meliput bencana.
Manager Field PHE NSO, Rizki Kushardani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang dinilai telahn berperan penting dalam menyampaikan berbagai informasi penting kepada masyarakat.
“Acara ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada rekan-rekan media yang selama ini bekerja keras menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap hubungan baik antara perusahaan dan insan pers dapat terus terjalin secara profesional,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PHE NSO menegaskan komitmennya untuk terus menjaga komunikasi dengan insan pers serta menjadikan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang kredibel kepada masyarakat.
Sementara acara diskusi tentang ” wartawan meliput bencana’ disampaikan oleh mantan ketua Aliansi Journalist Independent (AJI) Kota Lhokseumawe, Muhammad Nasier. Dalam paparannya, Nasier menyampaikan sejumlah tatangan yang dihadapi dalam meliput peristiwa kebencanaan. “Pada bencana banjir 2025, semua blok migas di Aceh turut berdampak,” katanya.
Pada bagian lain, ia menyoroti pentingnya wartawan untuk berimpati kepada korban bencana ” Memanusiakan korban bencana merupakan hal yang paling penting untuk diperhatikan oleh wartawan peliput bencana,” tutupnya.[*]
.