InfoMigas.id – Lhokseumawe | Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra berdampak serius terhadap infrastruktur energi rumah tangga. Sebanyak 2.000 sambungan jaringan gas (jargas) dalam wilayah Lhokseumawe, Aceh, dilaporkan mengalami gangguan, sehingga menghambat pasokan energi bagi masyarakat.
Direktur Utama PT Pembangunan Lhokseumawe (PT PL), Habibillah, menyebutkan bahwa kerusakan tersebut terjadi akibat dampak langsung bencana banjir di wilayah Kecamatan Muara Satu dan Muara Dua, pada akhir 2025 lalu. . Ia meminta PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) untuk segera turun tangan agar melakukan perbaikan.
Menurutnya, gangguan yang terjadi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat. Tekanan gas yang menurun menyebabkan sebagian besar pelanggan tidak dapat menggunakan gas untuk kebutuhan sehari-hari. “Petugas di lapangan telah menemukan kerusakan di lima titik, yang mengakibatkan sekitar 2.000 jaringan gas rumah tangga terdampak,” ujarnya, yang dikutip Minggu, 5/4/2026.

Menurut Habibillah , meskipun aliran gas secara teknis masih tersedia, namun tekanan yang tidak stabil membuat distribusi tidak optimal. Kondisi ini telah dilaporkan secara resmi kepada PGN melalui surat, disertai data kerusakan di lapangan.
“Kami telah mengirimkan surat kepada PGN untuk segera melakukan koordinasi dan perbaikan agar pelayanan gas dapat kembali normal,” tegasnya.
Ia optimistis PGN akan segera merespons laporan tersebut. Pasalnya, pihak PGN disebut telah meminta data rinci terkait kerusakan sebagai dasar untuk percepatan penanganan di lapangan.
Lebih lanjut, Habibillah juga mengungkapkan bahwa di tengah kondisi tersebut, tingkat kesadaran masyarakat terhadap pembayaran tagihan jargas justru menunjukkan tren positif. Hal ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemanfaatan jaringan gas rumah tangga.
“Alhamdulillah, jumlah tunggakan jargas mulai menurun seiring meningkatnya kesadaran masyarakat yang telah merasakan manfaatnya,” pungkasnya.[*]
*nasier husen