InfoMigas.id – Jambi | PT Pertamina EP (PEP) Jambi Field kembali mencatatkan capaian positif melalui sumur minyak pengembangan Puspa Asri (PPS-020) yang terletak di Desa Lopak Alai, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi. Pada uji produksi per 20 Agustus 2025, sumur ini sukses menghasilkan 1.243 barel minyak per hari (BOPD) secara open flow.
Capaian ini jauh meewati target awal dan menunjukkan potensi besar dari lapisan R10 dan R11. Produksi akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari bean 7 dengan target awal sebesar 400 BOPD. Diketahui, Sumur PPS-020 juga mengalir secara alami (natural flow), sehingga memperkuat efektivitas strategi pengembangan yang diterapkan.
“Capaian yang patut dibanggakan dari operasi pemboran sumur PPS-020 adalah Zero NPT, terhitung capaian target 21 hari sesuai rencana. Sumur mulai dibor pada 30 Juli 2025 dan pada tanggal 20 Agustus berhasil melakukan uji produksi,” kata General Manager PHR Zona 1, Hari Widodo, melalui keterangan tertulis, Kamis (28/8/2025).
Hari menyebutkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari penerapan program unggulan Perseroan, yaitu OPTIMUS (Optimalisasi Site Preparation, Optimalisasi Well Architecture, dan Optimalisasi Drilling Fluid). Hasilnya adalah, pengeboran berhasil dieksekusi dengan efisien karena hanya menghabiskan 73% dari anggaran yang telah ditetapkan dalam Authority for Expenditure (AFE) oleh SKK Migas.
kendati mencatat hasil gemilang, Hari menekankan pentingnya aspek keselamatan dan kesehatan kerja sebagai prioritas utama.
“Proyek ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus menjaga komitmen dalam mendukung ketahanan energi nasional,” katanya.
Pengeboran sumur PPS-020 dilakukan dengan teknik Directional Drilling (J-Type) menggunakan RIG NYT-19 (700 HP) hingga mencapai kedalaman akhir 1.439 meter Measured Depth (mMD).
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata strategi operasi yang tepat sasaran dan efisien dari PEP Jambi Field yang berada di bawah Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1, sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam meningkatkan produksi migas nasional secara berkelanjutan.[*]