InfoMigas.id – Jakarta | PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) mencatat volume penyaluran minyak sepanjang tahun 2025 adalah sebesar 174.811 BOEPD. Hal ini didorong karena adanya peningkatan aktivitas pengangkutan minyak melalui jaringan pipa eksisting.
Sepanjang 2025, PGAS juga memperluas jaringan atau infrastruktur gas bumi dengan menambah 230 kilometer lebih jaringan pipa distribusi jargas, serta mampu menjaga keandalan sistem operasi dengan tingkat availability mencapai 98,84%.
“Keandalan penyaluran gas bumi bagi pelanggan tetap menjadi prioritas utama PGN,” kata Corporate Secretary PGAS Fajriyah Usman.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, jua disebutkan bahwa kontribusi anak perusahaan dan afiliasi turut menguat dengan volume pemrosesan LPG sebesar 117 metrik ton per hari, naik 8%.
Sedangkan pencapaian lifting minyak dan gas sebesar 17.519 BOEPD. Pada segmen LNG Trading Internasional, PGAS berhasil mengirim tujuh kargo LNG atau setara sekitar 59 BBTUD ke pasar internasional sepanjang 2025.
Di sisi lain, total liabilitas PGAS sampai akhir 2025 mencapai US$2,62 miliar, berasal dari liabilitas jangka pendek US$1,16 miliar dan liabilitas jangka panjang U$1,45 miliar.
Adapun, total aset PGAS bergerak ke level US$6,23 miliar, berasal dari aset lancar sebesar US$2,07 miliar dan aset tidak lancar US$4,15 miliar. Sementara itu, PGAS mencatat ekuitas neto sebesar US$3,6 miliar sampai akhir 2025.[*]
*nh