InfoMigas.id | Super Tanker minyak Pertamina Pride belum bisa melewati Teluk Hormuz, akibat akses AS – Israel menyerang Iran.
Seharusnya kapal milik PT Pertamina Internasional Shipping (PIS) tersebut semestinya diperkirakan tiba di Kilang Cilacap pada 2 April 2026, sepekan yang lalu.
Berdasarkan data pemantauan kapal Vessel Finder, posisi Pertamina Pride berada di lepas pantai Arab Saudi, dekat pelabuhan Ras Tanura.
Kapal berbendera Singapura, merupakan tanker jenis supertanker atau very large crude carrier (VLCC) yang dibangun pada tahun 2021. Kapal ini disebutkan sedang membawa kebutuhan energi untuk Indonesia.
Berdasarkan data informasi kargo di pelacakan kapal, Pertamina Pride saat ini dicatat sedang membawa 249.821 metrik ton ( sekitar 1,86—1,90 juta barel) minyak mentah/kondensat dengan status laden atau sedang membawa muatan penuh.
Kapal tanker minyak berkapasitas jumbo atau VLCC umumnya memiliki kapasitas angkut sekitar 2 juta barel minyak.
Diketahui, supertanker ini juga tercatat singgah di Pelabuhan Assaluyeh, Iran pada 7 Maret 2026 dengan tujuan Ras Tanura, Arab Saudi. Pada 8 Maret, Pertamina Pride terdeteksi singgah di Ras Tanura, dan pada 16 Maret juga di Ras Tanura dengan jadwal keberangkatan menuju Cilacap.
Adapun, perkiraan tiba atau estimated time of arrival (ETA) Pertamina Pride di Cilacap adalah pada 2 April 2026 (09:00 UTC atau sekitar 16:00 WIB).
Namun, berdasarkan pelacakan peta per Selasa siang, tanker tersebut terlihat masih berada di pesisir Teluk Persia.[*]
*bt/nh