InfoMigas.id | Raksasa energi Qatar yaitu QatarEnergy, menghentikan kegiatan produksi gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) setelah serangan militer Iran terhadap kompleks Ras Laffan, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.
“QatarEnergy hentikan produksi LNG setelah serangan bom ke fasilatas Ras Laffan”, tulis laman khaleejtimes.com yang berbasic di Uni Emirat Arab, Senin, 02/3/2026.
Sebelumnya dilaporkan bahwa QatarEnergy telah diserang sebuah drone dengan target tangki air di pembangkit listrik di kompleks tersebut serta satu fasilitas energi lainnya di Ras Laffan. Hal ini juga diakui dalam pernyataan kementerian pertahanan, tulis Bloomberg, Senin, 02/3/2026.[*]