InfoMigas.id | Perusahaan energi milik Pemerintah Uni Emirat Arab yaitu Mubadala Energy tengah melakukan persiapan untuk pengeboran sumur minyak di Lapangan Tangkulo-1, Wilayah Kerja (WK) South Andaman di Lepas Pantai Aceh.
Pengeboran akan dilakukan oleh kapal bor yang disebut sebagai kapal bor ultra deep water (UDW) atau laut (yang) sangat dalam yang bernama West Capella. “Sumur eksplorasi Tangkulo-1 dibor menggunakan kapal pengeboran West Capella milik Seadrill”, tulis situs www.offshore-energy.biz mengutip pejabat Mubadala Energy, 10/12/2025.
Profil West Capella
Nomor regestrasi West Capella adalah IMO 9372523, berbendera Panama dan dibangun digalangan kapal Samsung Heavy Industries, Korea Selatan pada tahun 2008. Panjang kapal adalah 228 meter dengan lebar 42 meter dan dapat menampung crew sebanyak 180 personel.
Kecepatan jelajah maksimum kapal ini mencapai 11,5 knot (sekitar 21,3 km/jam). Saat melakukan pengeboran, kecepatannya adalah 0 knot karena menggunakan sistem penahan posisi (dynamic positioning)
Kapal ‘rig berjalan’ ini dikenal dalam industri energi lepas pantai karena kiprahnya di kawasan Asia Tenggara dan Afrika Barat.
Kapal rig ini telah sukses beroperasi disejumlah negara seperti Nigeria, Siprus, Gabon, Aruba, Malaysia, Indonesia, Mozambik, dan Korea Selatan.

West Capella merupakan kapal pengeboran generasi ke-6 yang telah dilengapi teknologi canggih yang memiliki dua kemampuan seklaigus .
Pada tahun 2017, West Capella telah dilengkapi dengan Managed Pressure Drilling (MPD) dan Managed Pressure Drilling (MPD).
Managed Pressure Drilling (MPD) adalah metode pengeboran sumur migas yang menggunakan sistem kontrol tekanan secara presisi untuk mengatur tekanan annulus (ruang antara pipa bor dan dinding sumur) selama proses pengeboran berlangsung.
Sementara Managed Pressure Drilling (MPD) adalah metode pengeboran sumur minyak dan gas bumi yang menggunakan sistem pengendalian tekanan secara aktif untuk mempertahankan tekanan dasar sumur (Bottom Hole Pressure/BHP) dalam batas yang aman dan optimal selama operasi pengeboran.
Kapal bor West Capella mencatat rekor terbaiknya pada tahun 2018, di sumur Ivela-1 di Blok Luna Muetse (E13),lepas pantai Gabon. Mata bor rig West Capella mampu menembus kedalaman hingga 5.487 meter dibawah laut. Lokasi pengeboran berada di perairan sangat dalam dengan kedalaman air sekitar 2.665 meter.
Berdasarkan website pencatat pergerakan kapal, saat ini kapal rig tersebut berada diperairan internasional sedang menuju Selat Malaka. “Kapal pengeboran (Drill Ship) West Capella saat ini berada di sekitar wilayah perairan Kepulauan Riau, Indonesia. Kapal berbendera Panama ini sedang berada di kawasan perairan tersebut setelah sebelumnya berangkat dari Area Kikeh di lepas pantai Brunei Darussalam,” tulis portal pencatat lokasi keberadaan kapal marinetraffic.com. yang dilihat InfoMigas, Sabtu, 20/6/2026.
Portal pencatat kapal lain, yaitu vesselfinder.com menunjukkan West Capella terlihat berada dilepas Pantai Brunai Darussalam 12 hari yang yang lalu.
Sebelumnya, yaitu tahun 2023, West Capella juga pernah beroperasi di blok migas Andaman. ” Di Indonesia, kapal ini pernah dikerahkan untuk melakukan pengeboran eksplorasi di sumur Gayo-1 dan Halwa-1 di Blok Andaman II ,” tulis pemilik West Capella dalam diaplikasi linkedin.com/seadrill_.
Andaman II dioperasikan oleh Premier Oil (A Harbour Energy Company) dengan berpatner bersama Mubadala Energy dan BP, menyiapkan pengeboran di sumur Halwa-1, di blok Andaman II.
Profil Pemilik West Capella
Kapal bor West Capella adalah Seadrill Limited (Seadrill Lmt.) Perusahaan ini salah satu kontraktor pengeboran lepas pantai (offshore) terkemuka di dunia yang melayani industri minyak dan gas bumi.
Perusahaan ini menyediakan armada kapal serta fasilitas pengeboran canggih untuk mengeksplorasi sumber daya energi di perairan dangkal hingga laut dalam. Bisnis utama Perusahaan ini melayani Penyewaan rig pengeboran lepas pantai beserta kru dan teknologinya kepada perusahaan minyak nasional maupun swasta.
Seadrill beroperasi secara global, mencakup berbagai lingkungan perairan termasuk area laut yang tenang maupun kondisi ekstrem (hard environment).
Perusahaan ini tercatat di Bursa Efek New York (NYSE) dengan kode ticker SDRL.
Kantor pusat Seadrill Ltm. di Houston, Texas, Amerika Serikat. Sementara kantor Regional terdapat di Rio de Janeiro, Brasil dan Stavanger, Norwegia dan Singapore.[*]
*nasier husen